Divisi Kerjasama Eksternal

Nuri Yunita Hasan Nasution

Nuri Yunita Hasan Nasution merupakan salah satu Anggota Indonesian Future Leader Chapter Medan Staff Divisi Kerjasama Esternal. Dara kelahiran 15 Juni 1993 yang akrab disapa Yuri ini sekarang sedang menempuh pendidikan di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan. Selain aktif di IFL,  ia juga tergabung dalam PUSSIS(Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial) di bawah naungan lembaga penelitian UNIMED yang bertugas melakukan penelitian-penelitian  sejarah, antropologi, masalah gender, serta HAM. Ia juga merupakan Duta Bahasa Sumatra Utara 2011, dan tergabung dalam Ikatan Duta Bahasa(IDB)Nasional di bawah Pusat Bahasa, Jakarta. Ia bersama pasangannya menyabet gelar pemenang V dalam pemilihan Duta Bahasa Indonesia di Jakarta tahun lalu,

Ia dikenal tidak hanya aktif di satu bidang saja, ia gemar mencoba bidang-bidang lainnya. Di bidang kesenian dan budaya, di masa SMA ia merupakan anggota paduan suara dan menyabet gelar juara I lomba paduan suara tingkat SMA di kota asalnya, Padangsidimpuan. Tidak hanya itu, ia juga fotomodel freelance yang khusus bergerak dalam pemotretan busana tradisional/ baju adat. Di pertengahan tahun ini ia juga mulai aktif menari tradisional.  Ia merupakan Duta Wisata Padangsidimpuan 2008. Di bidang akademik, Ia  merupakan penulis aktif; tulisannya dimuat di Mimbar Umum dan sewaktu SMA ia pernah menjadi juara IV lomba karya tulis ilmiah AHMBS Se Sumatra Utara.  Sejak SD ia telah memenangi beragam lomba pidato bahasa Inggris serta cerdas cermat, antara lain juara I lomba pidato bahasa inggris tingkat SMA se Kota Padangsidimpuan, dan juara II lomba cerdas cermat MPR se Sumatra Utara. Ia juga pernah menjadi juara II olimpiade sains ekonomi se Padangsidimpuan.  Di bidang olahraga, ia sempat aktif di olahraga karate hingga menyabet sabuk biru meski sekarang sedang vakum. Terakhir, ia menjadi TV Presenter dan reporter untuk acara The 13th IMT-GT Varsity Carnivel.

Motto hidupnya adalah “lebih baik tersisih daripada hidup dalam kemunafikan”.Ia menyukai pemikiran Sudjiwo Tedjo, Butet Kertaradjasa, Soe Hok Gie, Margaret Thatcher, Hypatia, Leonardo da Vinci, dan tentu saja, The Beatles. Ia sangat menyukai musik klasik. Ia tidak pernah membatasi dirinya untuk belajar dan mengembangkan minat serta bakat di bidang apapun. Akan tetapi, hal yang paling menarik baginya, serta menjadi concern nya sekarang adalah masalah diskriminasi. Ia sangat menentang diskriminasi dalam bentuk apapun, terutama diskriminasi beragama dan diskriminasi terhadap perempuan. Hal itulah yang mendorongnya rajin menulis, juga aktif dalam PUSSIS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: